Livora Gracely

Writing to remember, sharing to inspire

Sikap menolong dgn hikmat

Menolong sesama adalah panggilan yang tidak bisa ditawar bagi setiap orang percaya. Rasul Paulus dalam Galatia 6:1–2 menekankan bahwa menolong adalah sebuah kewajiban rohani yang harus dijalankan dengan kasih. Namun, Paulus juga mengingatkan bahwa dalam menolong kita perlu berhati-hati agar tidak ikut terseret dalam kelemahan yang sama. Dengan kata lain, menolong dalam Kristus bukan hanya sekadar mengulurkan tangan, melainkan juga menyertakan hati yang waspada dan pikiran yang penuh hikmat. Inilah yang membedakan pertolongan Kristen dari sekadar simpati manusiawi; pertolongan kita mencerminkan hikmat dan kasih Kristus yang menyelamatkan.

Alkitab memperlihatkan beberapa sikap penting dalam menolong:

  • Sikap sigap dan peka: Yesus selalu menolong siapa pun yang datang kepada-Nya tanpa memandang latar belakang. Ia memberi makan, menyembuhkan, dan menguatkan. Begitu juga perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, ia menolong orang yang hampir mati tanpa perlu menanyakan siapa dia. Pertolongan sejati selalu hadir tanpa menunda.
  • Sikap yang menuntun pada perubahan: Tidak jarang Yesus menolong dengan menyertakan sebuah ajakan untuk bertindak benar. Kepada orang muda kaya, Ia meminta agar kekayaannya dibagikan kepada orang miskin lalu mengikut Dia. Kepada perempuan Samaria, Yesus meminta agar suaminya dipanggil, supaya pertolongan itu sekaligus membawa terang kebenaran. Pertolongan yang sejati bukan hanya memenuhi kebutuhan sementara, tetapi juga mengarahkan kepada perubahan hidup.
  • Sikap menolong melalui teguran: Yesus juga menolong dengan menegur keras orang-orang Farisi yang buta rohani. Meski teguran itu keras dan ditolak, tujuan-Nya adalah menyadarkan mereka. Pertolongan tidak selalu lembut, terkadang berupa koreksi yang keras agar orang tidak jatuh ke dalam kebinasaan.

Dengan ketiga bentuk ini, jelas bahwa pertolongan dalam Kristus selalu memiliki dua sisi: kasih yang tulus dan hikmat yang cermat. Yesus sendiri menasihatkan, “Hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”

Himbauan & Doa

Saudara terkasih, janganlah kita jemu berbuat baik. Jangan pula kita takut menolong, sekalipun sering tidak dihargai. Ingatlah bahwa setiap perbuatan kasih, bila dilakukan dengan tulus dan waspada, tidak pernah sia-sia di hadapan Tuhan. Biarlah Roh Kudus menuntun kita agar pertolongan kita menjadi jalan bagi sesama menemukan kasih Kristus

Quote singkat: “Tolonglah dengan tangan penuh kasih, awasilah dengan mata penuh hikmat.”
Ayat Emas: “Dan apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah Tuan dan kamu hamba-Nya.” (Kolose 3:23–24)

Doa:

“Ya Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk menolong dengan kasih yang murni dan hati yang berhikmat. Lindungilah kami agar tidak jatuh dalam kelemahan, dan jadikan setiap pertolongan kami sebagai persembahan yang harum bagi-Mu. Amin.”

Posted in

Leave a Reply